readKifuat's LibraryBelajar CTGCardiotocography
Ruang belajar CTG untuk kita semua. Mari mengenali pola, berlatih membaca grafik, dan terus menambah pemahaman—selangkah demi selangkah.
Grafik latihan merupakan simulasi edukasi, bukan rekaman pasien atau dasar diagnosis, dan tidak menggantikan penilaian maupun keputusan klinis tenaga kesehatan.
Singkatan: CTG = cardiotocography (kardiotokografi) · FHR = fetal heart rate (denyut jantung janin) · NICE = National Institute for Health and Care Excellence · ACOG = American College of Obstetricians and Gynecologists.
Pelajaran dasar: kenali bagian grafik
📘 Panduan ACOG Kategori I–III (CTG intrapartum)
I Baseline 110–160 bpm, variabilitas moderat 6–25 bpm, tanpa deselerasi late atau variable. Akselerasi dan deselerasi early boleh ada atau tidak.
II Pola yang tidak memenuhi kategori I ataupun III; contoh takikardia, variabilitas minimal, atau deselerasi berulang dengan variabilitas masih ada.
III Variabilitas absen disertai deselerasi late berulang, variable berulang, atau bradikardia; atau pola sinusoidal sejati.
Penilaian memerlukan rekaman cukup panjang dan konteks klinis. ACOG I/II/III tidak sama dengan NICE normal/suspicious/pathological. Materi ini bukan aturan klaim BPJS atau keputusan klinis.
Ketuk satu warna. Penunjuk pada grafik CTG simulasi akan menyorot bagian yang sedang dipelajari. Geser grafik ke samping bila layar HP sempit.
Latihan cepat: bagaimana menghitungnya?
Baseline: tentukan jendela 10 menit, abaikan akselerasi dan deselerasi, perkirakan rerata segmen yang stabil dan bulatkan ke 5 bpm. Pada contoh ini ≈140 bpm.
Variabilitas: pada segmen 1 menit di antara kontraksi, tanpa akselerasi/deselerasi, kurangi lembah dari puncak osilasi kecil. Contoh 146 − 134 = 12 bpm. Jangan menghitung tinggi akselerasi sebagai variabilitas.
Akselerasi: kenaikan sementara ≥15 bpm selama ≥15 detik. Deselerasi: penurunan sementara >15 bpm selama ≥15 detik; nilai bentuk, lama, dan waktunya terhadap kontraksi.
Gambar ini dibuat untuk belajar; jarak dan amplitudo hanya ilustrasi, bukan rekaman pasien atau alat ukur klinis.
Kenali pola pada grafik
📘 Panduan ACOG Kategori I–III (CTG intrapartum)
I Baseline 110–160 bpm, variabilitas moderat 6–25 bpm, tanpa deselerasi late atau variable. Akselerasi dan deselerasi early boleh ada atau tidak.
II Pola yang tidak memenuhi kategori I ataupun III; contoh takikardia, variabilitas minimal, atau deselerasi berulang dengan variabilitas masih ada.
III Variabilitas absen disertai deselerasi late berulang, variable berulang, atau bradikardia; atau pola sinusoidal sejati.
Penilaian memerlukan rekaman cukup panjang dan konteks klinis. ACOG I/II/III tidak sama dengan NICE normal/suspicious/pathological. Materi ini bukan aturan klaim BPJS atau keputusan klinis.
↔ Geser grafik ke kanan–kiri untuk melihat rekaman 10 menit. Geser dengan satu jari di atas kertas; tulisan waktu ada di bawah grafik.
🖨️ Simulasi alat CTG & kertas rekaman
Ini kertas CTG tiruan untuk latihan, bukan foto kertas asli atau keluaran alat medis. Pengaturan mengubah tampilan skala waktu pada simulasi.
Sumbu atas: FHR (bpm) · Sumbu bawah: kontraksi (skala relatif) · Angka di bawah: waktu (menit). Kecepatan kertas nyata harus diperiksa pada alat/rekaman; pengaturan ini hanya untuk belajar.
Garis atas = FHR (bpm); garis bawah = aktivitas kontraksi ilustratif. Geser grafik ke samping jika layar sempit.
📖 Arti kategori NICE & hubungan dengan oksigenasi janin
Untuk CTG selama persalinan. Empat fitur yang dikategorikan: kontraksi, baseline FHR, variabilitas, dan deselerasi. Akselerasi ikut dipertimbangkan, tetapi bukan fitur kelima yang diberi warna.
Keempat fitur putih (tidak ada amber atau merah). Ini menggambarkan pola yang meyakinkan pada saat rekaman dinilai, bukan jaminan bayi tidak mengalami masalah.
Amber = tanda kewaspadaan pada satu komponen CTG yang berada di luar kriteria putih/normal, tetapi belum memenuhi kriteria merah pada komponen tersebut. Komponen yang diperiksa menurut NICE ialah kontraksi, baseline FHR, variabilitas, dan deselerasi. Contoh: baseline 100–109 bpm adalah fitur amber (dengan pengecualian klinis tertentu); variabilitas kurang dari 5 bpm selama 30–50 menit juga amber. Satu amber tanpa merah → Suspicious / mencurigakan; dua amber atau lebih → Pathological / patologis. Amber bukan diagnosis asfiksia atau bukti pasti tali pusat terjepit. Nilai durasi, perubahan pola, dan keadaan ibu–janin tetap penting.
Tepat satu fitur amber, tanpa fitur merah. Perlu menilai perubahan pola dan kondisi klinis; kategori ini bukan diagnosis hipoksia atau asfiksia.
Ada satu fitur merah atau sedikitnya dua fitur amber. Perlu evaluasi obstetri segera. Kategori ini menunjukkan kekhawatiran pada pola CTG, bukan bukti bahwa bayi pasti asfiksia.
Apa beda hipoksia, asidosis, dan asfiksia?
Hipoksia berarti suplai oksigen jaringan tidak mencukupi; asidosis berarti keadaan darah/jaringan lebih asam; asfiksia perinatal merupakan keadaan klinis kompleks yang tidak dapat ditegakkan dari CTG saja. CTG memantau respons denyut jantung, bukan mengukur kadar oksigen atau pH janin secara langsung. Tidak ada persentase risiko asfiksia yang sah hanya dari grafik simulasi ini.
Apakah ada sistem penamaan selain NICE?
Ada, misalnya ACOG Kategori I, II, III dan sistem FIGO. Kriterianya berbeda sehingga Normal NICE tidak boleh otomatis disamakan dengan ACOG I, demikian pula suspicious dengan II atau pathological dengan III. Kuis di aplikasi ini khusus memakai NICE NG229; sistem lain perlu materi dan soal terpisah.
Apakah CTG bisa memastikan masalah tali pusat?
Tidak. Variable deceleration sering berkaitan dengan kompresi tali pusat, early deceleration umumnya dengan kompresi kepala, sedangkan late deceleration dapat berkaitan dengan berkurangnya pertukaran oksigen uteroplasenta. Semua itu kemungkinan mekanisme, bukan diagnosis lokasi atau penyebab pasti dari grafik.
Rujukan materi: NICE NG229, rekomendasi 1.4.3–1.4.32 dan 1.5. Materi ini untuk belajar, bukan keputusan perawatan pasien.
8. 🫀 CTG dan aliran darah uteroplasenta
Diagram berlabel berikut ilustrasi edukasi aliran darah, bukan foto anatomi atau rekaman pasien. Darah ibu dan darah janin tidak bercampur langsung pada plasenta; oksigen berpindah melintasi jaringan plasenta.
Hubungannya dengan CTG: bila pertukaran oksigen uteroplasenta terganggu, respons FHR dapat berubah, misalnya muncul deselerasi lambat (late deceleration) terhadap kontraksi. Namun CTG tidak mengukur aliran darah, kadar oksigen, atau pH secara langsung; satu bentuk grafik tidak membuktikan penyebabnya.
Pemeriksaan aliran darah uteroplasenta/umbilikalis secara langsung memerlukan penilaian klinis dan pemeriksaan yang sesuai, misalnya Doppler ultrasonografi, bukan membaca CTG saja. Rujukan: NICE NG229.
9. 📚 ACOG Kategori I, II, III & kuis
ACOG = American College of Obstetricians and Gynecologists. Kategori ini digunakan untuk mendeskripsikan pola pemantauan FHR selama persalinan; berbeda dari pengelompokan NICE NG229.
Kategori I — pola dengan kriteria tertentu
Semua harus terpenuhi: baseline 110–160 bpm; variabilitas moderat (6–25 bpm); tidak ada deselerasi lambat atau variabel. Deselerasi dini dan akselerasi boleh ada atau tidak ada.
Kategori II — pola yang tidak termasuk I maupun III
Kategori yang luas, misalnya takikardia, variabilitas minimal, atau deselerasi variabel berulang dengan variabilitas yang masih ada. Artinya belum memenuhi definisi Kategori I atau III, bukan satu diagnosis tunggal.
Kategori III — pola dengan kriteria khusus
Variabilitas baseline tidak ada disertai salah satu: deselerasi lambat berulang, deselerasi variabel berulang, atau bradikardia; ATAU pola sinusoidal. Perlu penilaian klinis segera.
Jangan menyamakan angka kategori ACOG dengan label NICE. Normal NICE ≠ otomatis ACOG I; suspicious NICE ≠ otomatis ACOG II; pathological NICE ≠ otomatis ACOG III. Kuis dalam aplikasi ini tetap memakai NICE.
Rujukan: ACOG — Fetal Heart Tracings · ACOG — panduan intrapartum 2025.
Abnormal: kemungkinan penyebab, bukan diagnosis
Variable deceleration sering berkaitan dengan kompresi tali pusat, tetapi grafik saja tidak membuktikan lilitan tali pusat. Early deceleration umumnya terkait kompresi kepala. Late deceleration dapat mengarah pada berkurangnya pertukaran oksigen uteroplasenta, misalnya dalam konteks hipotensi ibu atau kontraksi berlebihan. Takikardia dapat berkaitan dengan demam/infeksi ibu, obat, atau hipoksia. Bradikardia atau deselerasi panjang memiliki berbagai kemungkinan penyebab dan perlu penilaian segera sesuai konteks. Variabilitas rendah dapat terjadi saat tidur janin atau setelah obat tertentu, tetapi juga dapat menyertai gangguan kondisi janin. Pola sinusoidal sejati merupakan temuan serius yang perlu penilaian obstetri segera; jangan menyamakan dengan pola pseudo-sinusoidal.
Pola CTG tidak dapat memastikan lokasi atau penyebab masalah (misalnya “pasti tali pusat”). NICE NG229 dipakai untuk CTG selama persalinan, bukan untuk mengategorikan CTG antenatal. Untuk pasien nyata, interpretasi harus digabungkan dengan kondisi ibu, janin, kemajuan persalinan, dan pemeriksaan tenaga klinis.
Acuan: NICE NG229 — rekomendasi CTG intrapartum · ACOG — pengenalan pola FHR. Aturan kuis mengikuti NICE; kategori ACOG berbeda.
10. 📚 Referensi & batasan penggunaan
Daftar rujukan yang dapat dibuka langsung. Materi disusun sebagai penjelasan edukasi; tautan pedoman bukan berarti NICE atau ACOG mendukung atau mengesahkan aplikasi ini. Terakhir ditinjau: 18 September 2026. Periksa versi terbaru pedoman sebelum menggunakannya dalam praktik.
Pedoman dan materi klinis
- NICE. Fetal monitoring in labour, guideline NG229 (terbit 2022; diperbarui 25 Maret 2026). Rujukan untuk fitur CTG, kategori normal/suspicious/pathological, dan pembahasan intrapartum. Buka pedoman NICE ↗ · Buka rekomendasi ↗.
- ACOG. Intrapartum Fetal Heart Rate Monitoring: Interpretation and Management, Clinical Practice Guideline No. 10, Oktober 2025. Rujukan untuk istilah dan sistem Kategori I–III; sebagian teks lengkap mungkin memerlukan akses berlangganan. Buka halaman ACOG ↗ · Lihat data publikasi PubMed ↗.
Sumber foto dan ilustrasi
Foto alat dan kertas CTG yang diambil dari Wikimedia Commons: Kardiotokograf.jpeg — halaman sumber dan lisensi ↗ · CTG_Output.jpg — halaman sumber dan lisensi ↗. Lihat nama pembuat, lisensi, serta kewajiban atribusi pada masing-masing halaman sumber; tautan saja belum tentu memenuhi seluruh syarat lisensi. Grafik dan diagram lain yang dibuat khusus dalam aplikasi adalah simulasi/ilustrasi edukasi, bukan foto rekaman pasien.
Foto alat CTG rumah sakit yang disampaikan pengguna: sumber foto: dokumentasi yang diberikan pengguna. Izin dari pemegang hak foto dan izin penggunaan komersial perlu dipastikan sebelum aplikasi dijual. Pastikan tidak ada identitas pasien atau data medis yang dapat dikenali.
Batasan penggunaan
Aplikasi ini untuk belajar, bukan perangkat medis, bukan alat diagnosis, dan tidak menggantikan penilaian maupun keputusan klinis tenaga kesehatan. CTG harus dinilai bersama kondisi ibu, janin, dan proses persalinan. Klasifikasi NICE NG229 yang dibahas di sini ditujukan untuk CTG selama persalinan, bukan otomatis untuk CTG antenatal. Sistem kategori ACOG tidak dapat dipertukarkan langsung dengan NICE.
Untuk menelusuri dasar suatu topik, gunakan tautan pedoman di atas. Jika ada perbedaan dengan pembaruan pedoman atau protokol klinis setempat, utamakan penilaian klinis dan sumber primer terbaru.

